Informasi tentang Tes Masuk

Seputar tes masuk

  1. Pendaftaran peserta tes, pelaksanaan tes masuk, dan pengumuman kelulusan dapat ditempuh dalam waktu hanya satu hari (One Day Service)
  2. Pelaksanaan tes dilakukan dengan menggunakan komputer (Computer Based Test) terdiri atas 50 soal dalam waktu 60 menit. Nilai tes dihitung berdasarkan soal yang dijawab dengan benar, dan tidak ada pengurangan nilai untuk soal tes yang dijawab salah.
  3. Calon mahasiswa Fakultas Kedokteran harus menjalani psikotes dan wawancara. Untuk kegiatan ini , calon mahasiswa dikenai biaya tes psikologi sebesar Rp. 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah).
  4. Calon mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Geografi, Fakultas Farmasi, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi PAUD, dan Program Studi Pendidikan Geografi diharuskan menjalani tes kesehatan. Biaya tes kesehatan sebesar Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah).
  5. Mulai 21 Januari 2013, rapot tidak lagi digunakan sebagai salah satu penilaian untuk masuk program studi Kedokteran Umum.

Materi Tes

Materi tes tulis meliputi: Agama Islam, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Tes Potensi Akademik (TPA), Logika Bahasa, Logika Numerik, Logika Gambar, Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Ekonomi, PKn/Tata Negara, Geografi, dan Sejarah/Antropologi.
Catatan : Calon mahasiswa non-Muslim tidak menempuh tes agama Islam.

Tes kesehatan dapat berupa tes tinggi badan, buta warna atau yang lain tergantung Fakultas atau Program Studi yang dituju.

Bebas Tes

Calon mahasiswa yang memiliki NEM/UNAS dengan nilai rata-rata 8,0 atau lebih berhak dinyatakan lolos tes (tidak perlu mengikuti tes tertulis). Calon cukup mendaftar dengan memenuhi syarat pendaftaran dan dapat langsung melakukan registrasi. Jumlah calon yang bebas tes dibatasi oleh daya tampung, sehingga berlaku mekanisme siapa cepat dia dapat.  Mekanisme bebas tes tidak berlaku untuk Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

Kelompok Soal Tes

Terdapat tiga kelompok soal tes yaitu kelompok IPA, IPS dan IPC (campuran). Kelompok soal yang dikerjakan seorang peserta tes tergantung Program Studi yang dipilih. Daftar program studi dan kelompok soal tes dapat dilihat pada bagian bawah halaman ini. Sebagai ilustrasi, jika kamu ingin masuk Fakultas Farmasi, kamu akan diberi soal kelompok IPA, dan kamu boleh berasal dari SMA/SMK jurusan IPA atau IPS.

Peserta yang ingin masuk Program Studi Kedokteran harus berasal dari SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA dan akan dites menggunakan soal kelompok IPA. Peserta yang ingin masuk ke Program Studi selain Kedokteran boleh berasal dari SMA/MA/SMK jurusan IPA atau IPS, sedangkan kelompok soal yang harus dikerjakan tergantung pada jurusan yang dipilih.

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPS:

  • Pend. Akuntansi, Pend. Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Ekonomi Akuntansi, Ekonomi Manajemen, Ekonomi Pembangunan
  • Hukum
  • Psikologi
  • Tarbiyah, Ushuluddin, Syari'ah

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPA:

  • Pend. Matematika, Pend. Biologi
  • Teknik Sipil, Teknik Mesin, Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Industri
  • Farmasi
  • Keperawatan (S1), Gizi (S1), Kesehatan Masyarakat (S1), Fisioterapi (S1), Fisioterapi (D4)
  • Keperawatan (D3), Gizi (D3), Fisioterapi (D3)
  • Kedokteran, Pendidikan Dokter Gigi (peserta dengan pilihan Program Studi Kedokteran wajib berasal dari SMA jurusan IPA)
  • Informatika

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPC:

  • Pend. Bhs Indonesia & Sastra Daerah, Pend. Bhs. Inggris, Pendidikan Geografi, PAUD, PGSD
  • Geografi
  • Ilmu Komunikasi