Informasi Tes Masuk PMB UMS

Seputar tes masuk:

  1. Pendaftaran peserta tes, pelaksanaan tes masuk, dan pengumuman kelulusan dapat ditempuh dalam waktu hanya satu hari (One Day Service).
  2. Pelaksanaan tes dilakukan dengan menggunakan komputer (Computer Based Test) terdiri atas 50 soal dalam waktu 60 menit. Nilai tes dihitung berdasarkan soal yang dijawab dengan benar, dan tidak ada pengurangan nilai untuk soal tes yang dijawab salah.
  3. Calon mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Geografi, Fakultas Farmasi, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi PAUD, Program Studi Pendidikan Geografi , Program Studi Pendidikan Informatika, dan Program Studi Pendidikan Olahraga diharuskan menjalani tes kesehatan. Biaya tes kesehatan sebesar Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah).
  4. Rapot tidak digunakan sebagai salah satu penilaian hasil tes tertulis (termasuk di Fakultas Kedokteran). Rapot digunakan hanya pada proses seleksi beasiswa bagi calon mahasiswa yang mendaftar beasiswa.

Materi tes:

Materi tes tulis meliputi: Agama Islam, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Tes Potensi Akademik (TPA), Logika Bahasa, Logika Numerik, Logika Gambar, Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Ekonomi, PKn/Tata Negara, Geografi, dan Sejarah/Antropologi.

Catatan:

  • Calon mahasiswa non-Muslim tidak menempuh tes agama Islam.
  • Tes kesehatan dapat berupa tes tinggi badan, buta warna atau yang lain tergantung Fakultas atau Program Studi yang dituju.
  Ketentuan Tinggi Badan Calon Mahasiswa Baru FIK 2017/2018
1 Keperawatan (S1) Reguler: Putra 155 cm, Putri 150 cm
2 Keperawatan (S1) Kelas Internasional : Putra 160 cm, Putri 155 cm
3 Fisioterapi (S1): Putra 152 cm, Putri 148 cm
4 Kesehatan Masyarakat (S1): Putra 150 cm, Putri 148 cm
5 Gizi (S1): Putra 150 cm, Putri 148 cm
6 Pend. Olahraga : Putra 155 cm, Putri 150 cm

Jalur Bebas Tes:

Bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik berhak mendaftar melalui jalur Bebas Tes (tidak perlu mengikuti tes masuk). Calon mahasiswa cukup mendaftar dengan memenuhi syarat pendaftaran dan dapat langsung melakukan registrasi. Ketentuan untuk mendapatkan Bebas Tes adalah sebagai berikut :

  1. Jalur Bebas Tes dibuka mulai tanggal 8 Mei 2017.
  2. Prestasi akademik dibuktikan dengan bukti legalisir SKHU dengan minimal nilai UN rata-rata 8,20.
  3. Pilihan program studi/jurusan Bebas Tes harus serumpun dari jurusan SMA/SMK/MA
  4. Program Jalur Bebas Tes dibatasi hanya untuk lulusan SMK/SMA/MA tahun 2017 dan tahun 2016.
  5. Program studi yang tidak membuka Jalur Bebas Tes adalah : Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Informatika, Ilmu Komunikasi, Double Degree, dan Kelas Internasional
  6. Kuota Jalur Bebas Tes dibatasi (Bisa ditutup sewaktu-waktu bila kuota Bebas Tes sudah penuh).

Kelompok soal tes:

Terdapat tiga kelompok soal tes yaitu kelompok IPA, IPS dan IPC (campuran). Kelompok soal yang dikerjakan seorang peserta tes tergantung Program Studi yang dipilih. Daftar program studi dan kelompok soal tes dapat dilihat pada bagian bawah halaman ini. Sebagai ilustrasi, jika kamu ingin masuk Fakultas Farmasi, kamu akan diberi soal kelompok IPA.

Peserta yang ingin masuk Program Studi Kedokteran harus berasal dari SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA dan akan dites menggunakan soal kelompok IPA. Peserta yang ingin masuk ke Program Studi selain Kedokteran boleh berasal dari SMA/MA/SMK jurusan IPA atau IPS, sedangkan kelompok soal yang harus dikerjakan tergantung pada jurusan yang dipilih.

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPS:

  • Pend. Akuntansi, Pend. Kewarganegaraan
  • Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan
  • Hukum
  • Psikologi
  • Pend. Agama Islam (Tarbiyah), Hukum Ekonomi Syariah (Syariah), Ilmu Al Qur’an & Tafsir

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPA:

  • Pend. Matematika, Pend. Biologi
  • Sipil, Mesin, Arsitektur, Elektro, Kimia, Industri
  • Farmasi (hanya menerima dari SMU IPA, SMK Farmasi, SMK analis kimia, SMK Kimia Industri)
  • Keperawatan (S1), Gizi (S1), Kesehatan Masyarakat (S1), Fisioterapi (S1)
  • Kedokteran, Pend. Dokter Gigi (peserta dengan pilihan Program Studi Kedokteran wajib berasal dari SMA jurusan IPA)
  • Informatika
  • Pendidikan Informatika

Peserta tes dengan pilihan Program Studi berikut ini akan mendapat soal kelompok IPC:

  • Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia, Pend. Bahasa Inggris, Pend. Geografi, PAUD, PGSD
  • Geografi
  • Ilmu Komunikasi
  • Pendidikan Olahraga